Remote dengan Smartphone


Mengintip dari lubang view finder adalah hal yang amat menyenangkan bagi sebagian orang penggemar fotografi, dunia seakan-akan muat dalam lubang kecil ini. Hal lainnya, mungkin karena kegiatan mengintip jenis ini merupakan salah satu kegiatan mengintip yang tidak melawan hukum. Namun hari ini melihat dari lubang kecil pada kamera ini tidak lagi begitu diminati,sebagian lebih senang melihat langsung dari layar 2-3 inchi yang tersedia pada belakang kamera digital.

Jika melihat langsung pada layar 2-3 inchi ini menyenangkan, bagaimana jika kita bisa melihat langsung ataupun mengambil gambar (baca: meremote) dengan device/gadget yang layarnya lebih besar yang kita miliki seperti smartphone, phablet ataupun tablet. Semenjak konvergensi media oleh kemajuan teknologi, mereka menyederhanakan sebuah proses dengan apa yang kita punya. Cara ini akan jauh lebih murah daripada kita membeli remote shutter wire/wireless yang bisa melihat gambar secara live stream seperti phottix hero ataupun phottix hector yang harganya berkisar 3-3,5 juta rupiah, atau membeli sebuah camera yang sudah terpasang wifi seperti EOS 70D dan EOS 6D.

Wire/wireless remote shutter via smartphone/tablet bisa menggunakan tiga cara, dan saya akan membahas cara yang ketiga.

13963991391542591932

Pada model pertama ini, kamera terhubung dengan laptop via kabel (mini usb, bawaan paket penjualan kamera), kemudian remote dilakukan dengan smartphone atau tablet dengan aplikasi remote desktop, ataupun team viewer. Kelemahan dari cara pertama ini adalah repot karena kita harus menggunakan laptop.

13963992051532921040

Pada model kedua ini, kamera terhubung langsung dengan smartphone/tablet via kabel, ada 2 jenis kabel yang akan digunakan disini, yang pertama adalah menggunakan mini usb (bawaan paket penjualan kamera) dan kabel USB on The Go/ USB host cable. Smartphone/tablet akan otomatis mendeteksi kamera yang terhubung, kemudian gunakan aplikasi pada smartphone/tablet seperti Helicon Remote (android). Cara kedua ini adalah cara yang paling murah, mengingat hanya perlu membeli usb host cable (Rp 25.000), namun kelemahannya adalah gerakan menggunakan remote hanya sebatas pada seberapa panjang kabel yang digunakan.

Cara terakhir ini yang akan saya coba jelaskan dalam postingan kali ini. Pada gambar terlihat, camera terhubung dengan wireless router via kable, dan kemudian dipancarkan sehingga kita bisa meremote kamera dimanapun juga, selama masih dalam jangkauan sinyal yang dipancarkan wireless router. Hari ini semua router yang mendukung tipe N, mampu mencapai jangkauan 100 meter di ruangan terbuka, namun demi keamanan sebaiknya kita tidak perlu meremote dengan jarak maksimum ini, sebab bisa-bisa kamera kesayangan anda dibawa lari orang.

Remote via Wireless Router

Pertama, kita harus memiliki sebuah wireless router yang mampu untuk diajak bekerja sama dengan kamera kita. Dalam hal ini saya menggunakan buatan TP Link, TL MR3040, kabel mini USB bawaan paket kamera, dan EOS 550D/60D.

Setelah itu update custom firmware berdasarkan OpenWRT (bukan dikeluarkan TP Link Site, berakibat menghanguskan garansi) TL MR3040, harap perhatikan sticker yang menempel pada bagian baterai ada dua versi 1.x dan versi 2.x, silahkan baca cara cek versi hadware TP Link.

Setelah selesai mengunduh, silahkan nyalakan device. Sambungkan denganmemasukkan wireless password yang keterangannya ada dibelakang device. Setelah tersambung dengan komputer ataupun laptop, silahkan akses 192.168.0.1 pada web browser, dengan default id: admin, dan password: admin. Tambahan keterangan, jika menggunakan ver. 2.2, silahkan ubah posisi pada switch ke 3G, karena tidak akan bekerja dengan mode WISP dan AP.

Kemudian, klik system tool, dan pilih firmware upgrade, klik upgrade, kemudian silahkan tunggu beberapa saat device akan melakukan flashing the firmware. Akan ada indikator yang akan berjalan, bila selesai device akan reboot dengan sendirinya, dan kita akan beberapa saat kehilangan koneksi. Kemudian laptop kita akan menemukan SSID dengan nama DSLRController, dengan password: dslrcontroller. Untuk bisa mengakses manajemen MR3040, akses pada web browser dengan alamat: 192.168.1.1, dengan id: root, dan pass: dslrcontroller. Bila semua bisa diakses maka proses yang harus dilakukan pada MR3040 sudah selesai.

Setting pada smartphone/tablet sekarang yang harus dilakukan, pertama masuk ke google play, dan ketikkan DSLR Controller(berbayar) pada kolom pencarian, unduh, dan aplikasi siap digunakan. Jika sudah terinstall, maka setting yang harus dilakukan pada ponsel pintar atau sabak digital ini sudah selesai.

Selanjutnya, nyalakan kamera, masukkan ujung kabel mini USB pada kamera, dan ujung USB pada MR3040 nyalakan, tunggu hingga led indikator wifi telah menyala. Hubungkan ponsel pintar dengan wireless MR3040, ingat SSIDnya DSLRController, dengan pass: dlsrcontroller. Jika sudah terkoneksi, jalankan aplikasi DSLR Controller yang sudah diinstall, proses pencarian akan terbuka, dan bila sudah ketemu layar smartphone anda akan menampilkan live view dari DSLR.

Fotonya kurang jelas, memakai kamera 2Mp

Note: baterai smartphone/tablet akan terkuras secara cepat, bila menggunakan DSLR Controller ini jika pemakaiannya lama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s