Cinemagraph, Seni Foto Menjadi Hidup


Konvergensi media, adalah hal yang tidak dapat ditolak ketika cinta media rekam berpaling dari analog menjadi digital, inipun terjadi disegala bidang tidak terkecuali dalam dunia fotografi. Film seluloid bermetamorfosa dalam keping peka cahaya yang kita sepakati memanggilnya sensor, dengan hasil akhirnya sebuah digital image.

Digital image ini kemudian berkembang sedemikian rupa sehingga menjadi banyak bentuk atau format, ada data mentah(RAW, DNG) ataupun hasil akhir yang telah diolah dan dikompres oleh pengolah gambar dalam kamera digital atau kita kenal dengan format JPEG/JPG. Selain itu masih banyak bentuk-bentuk lain dari digital image, salah satunya adalah Graphics Interchange Format (GIF). Kelebihan GIF adalah  mampu menghasilkan gambar bergerak. Akhir-akhir ini kemampuan GIF menjadi semakin naik daun setelah photographer dari New York, Amerika bernama Jamie Beck and Web designer Kevin Burg, menampilkan sesuatu yang baru pada awal tahun 2011 saat mereka menggabungkan foto-foto fashion pada sebuah perhelatan. Istilah ini kemudian terkenal dengan nama Cinemagraph.

Mari kita buat

Sudah barang tentu kita membutuhkan sebuah kamera, bisa kamera dari ponsel, kamera saku ataupun DSLR. Kedua kita wajib membutuhkan Tripod untuk menstabilkan dan mengurangi gerakan-gerakan pada kamera namun juga bisa secara handheld ataupun ditaruh pada bidang datar. Terakhir adalah kita butuh aplikasi untuk  pembuatan cinemagraph ini.

Aplikasinya kita bisa menggunakan pengolah gambar seperti photoshop, ataupun software khusus untuk itu, bisa diunduh disini, bila menggunakan Windows 8, Windows 7, Aplikasi pada smartphone Android, IOS, Windows Phone. Bila menggunakan smartphone akan lebih mudah mengaplikasikan cinemagraph ini karena tinggal rekam, edit dengan aplikasi, dan hasilnya langsung bisa dibagi sebarkan.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah Cinemagraph membutuhkan bagian dari obyek yang bergerak, namun hasil akhir tetap harus menonjolkan bentuk foto daripada sebuah karya video. Maka dari itu kita harus jeli melihat objek yang  bergerak dengan latar belakang yang cenderung statis. Kemudian;

1. Mulai merekam footage, (pilih mode perekaman video dari kamera). Seberapa lama? Tergantung kebutuhan.

2. Pindahan hasil footage tadi kedalam computer/laptop(bila menggunakan DSLR ataupun kamera saku).

3. Buka photoshop (tutorial menggunakan photoshop)

4. Buka Cliplets (tutorial menggunakan cliplets)

Selesai, hasil foto dengan sebagian bentuk yang dapat bergerak usai sudah. Kita bisa membagi sebarkan karya foto kita dengan format baru. Sayangnya Facebook tidak mendukung format .GIF ini. Namun kita bisa membagikannya pada G+, Tumblr, ataupun media sosial lainnya.

14173534191239756141
dok: pribadi
1417354114174047812
dok. pri
dok. pri
dok. pri
dok. pri
dok. pri

Salah satu contoh dengan menggunakan aplikasi pada HP ber OS Android

dok.pri
dok.pri

Salam Jepret.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s