Menangkap Cahaya


Ini adalah laboratorium saya yang baru, tetapi jarang sesuatu yang bisa bikin “wow” disini. Jangankan robber, kupu-kupu pun jarang terlihat. Sudah dua minggu lamanya bila waktu telah menunjukkan pukul 07:00 WIB, saya bergegas turun mengambil kamera dari dry cabinet, melewati “ndoro kakung” yang kembali terlelap setelah sholat subuh,

buka rolling door lantas melangkah ke ruko yang paling ujung sambil berharap ada yang menarik di sana.

a1

Bila hasilnya nihil, kadang berpikir apa terlalu pagi untuk bermain-main disini, tidak ada sama sekali aktor yang bisa saya abadikan kedalam frame. Namun sepertinya tidak kepagian, matahari sudah memberikan hangat sinarnya, mustahil hewan-hewan itu masih bersembunyi dalam sarangnya.

a2

Bila sudah begitu akhirnya saya hanya bisa bermain-main dengan embun yang masih menempel pada dedaunan.

Embun

Hari kesekian, saya mulai menemukan makluk-mahluk kecil ini, bersembunyi diantara dedaunan.

Belalang

belalang

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s